pendidikan

Sistem Pendidikan Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang

sistem pendidikan indonesia pada masa penjajahan jepang
image source : bing.com

Sebelum Penjajahan Jepang

Sejarah pendidikan Indonesia pada masa penjajahan Jepang dimulai sebelum Jepang menjajah Indonesia. Sebelum Jepang menjajah Indonesia, pendidikan di Indonesia berdasarkan pada sistem Hindu-Buddha. Di bawah sistem ini, setiap daerah memiliki sistem pendidikan yang berbeda-beda. Salah satu sistem pendidikan yang populer adalah sistem guru-murid. Di bawah sistem ini, murid-murid akan belajar di bawah bimbingan seorang guru yang berpengalaman. Guru-guru ini akan mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan, mulai dari agama, matematika, sastra, sains, dan lain-lain. Selain itu, mereka juga akan mengajarkan tentang budaya dan adat istiadat daerah. Walaupun sistem ini berhasil membentuk generasi cerdas, namun masih banyak kekurangan yang ada di dalam sistem ini.

Masa Penjajahan Jepang

Pada tahun 1942, Jepang menjajah Indonesia. Pada masa ini, Jepang mencoba untuk mengubah sistem pendidikan yang ada di Indonesia dengan tujuan untuk mempromosikan budaya mereka. Pada awalnya, Jepang membuat sistem pendidikan yang hampir sama dengan sistem pendidikan yang ada di Jepang. Namun, pada akhirnya Jepang menciptakan sistem pendidikan yang lebih sederhana. Sistem pendidikan ini dikenal sebagai sistem pendidikan “sekolah bersenjata”. Di bawah sistem ini, siswa akan belajar tentang budaya Jepang, militer, dan bahasa Jepang. Sistem ini juga mencakup pelajaran tentang berbagai aspek militer, seperti pelatihan fisik, latihan senjata, dan strategi perang. Dengan sistem ini, Jepang berharap bahwa generasi penerus akan tertanam rasa nasionalisme Jepang dan loyalitas kepada pemerintah Jepang.

Kekurangan dalam Sistem Pendidikan Jepang

Meskipun sistem pendidikan Jepang berhasil membentuk generasi yang loyal terhadap pemerintah Jepang, namun masih banyak kekurangan yang ada dalam sistem pendidikan ini. Pertama, Jepang membatasi akses pendidikan untuk warga Indonesia. Kedua, sistem pendidikan Jepang hanya mengajarkan hal-hal yang berhubungan dengan budaya dan pemerintahan Jepang. Hal ini menyebabkan generasi penerus tidak bisa mengembangkan kemampuan intelektual mereka. Ketiga, sistem pendidikan Jepang menghabiskan waktu dan biaya yang tidak sesuai dengan kondisi warga Indonesia. Akibatnya, banyak warga Indonesia yang tidak bisa mengikuti pendidikan yang diadakan oleh Jepang.

Setelah Penjajahan Jepang

Setelah Jepang berhasil dikalahkan pada tahun 1945, Indonesia mulai membangun kembali sistem pendidikannya. Pemerintah Indonesia yang baru membuat sistem pendidikan yang berbeda dari yang pernah diterapkan oleh Jepang. Sistem pendidikan baru ini mencakup pendidikan formal dan non-formal. Pendidikan formal adalah jenis pendidikan yang diadakan di sekolah-sekolah dan universitas, sementara pendidikan non-formal adalah jenis pendidikan yang diadakan di luar sekolah. Sistem pendidikan baru ini juga mencakup berbagai pelajaran yang berbeda-beda, seperti agama, matematika, sastra, sains, dan lain-lain. Sistem pendidikan ini juga membuat akses pendidikan semakin mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat Indonesia.

Kesimpulan

Sistem pendidikan di Indonesia pada masa penjajahan Jepang jelas berbeda dengan sistem pendidikan yang ada saat ini. Pada masa penjajahan Jepang, Jepang mencoba untuk mengubah sistem pendidikan yang ada di Indonesia untuk mempromosikan budaya mereka. Meskipun Jepang berhasil membentuk generasi yang loyal terhadap pemerintah Jepang, namun masih banyak kekurangan yang ada di dalam sistem pendidikan tersebut. Setelah Jepang dikalahkan, Indonesia mulai membangun kembali sistem pendidikannya dengan tujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button